Ketika Komunitas Kebaya Indonesia Berkolaborasi Menjaga Kebaya

KOMPAS.com – Dalam rangka menjaga budaya kebaya bersama dengan negara ASEAN lain, Komunitas Kebaya Indonesia yang terdiri dari 12 komunitas kebaya dan didukung lebih dari 400 komunitas ikut berpartisipasi merayakan kebersamaan dan kerjasama budaya ini.

“Kami membuat serangkaian acara mengenai kisah Kebaya Indonesia untuk empat negara sahabat.”

Demikian penuturan Emi Wiranto, Ketua Panitia yang juga Ketua Umum Sekar Ayu Jiwanta di Hotel Pullman Jakarta, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com pada Kamis (9/2/2023).

Salah satu acara yang diadakan adalah bincang santai untuk saling berbagi tentang bagaimana Indonesia terus melestarikan tradisi berkebaya dengan tema “Menjaga Tradisi Kebaya untuk Generasi Muda”.

“Tema ini diambil dalam rangka saling menjaga dan merangkul kebaya di ASEAN karena negera lain juga memiliki busana tradisional kebaya seperti halnya Indonesia,” ungkap Emi.

“Maka dari itu, kita sepakat untuk ikut joint nomination,” kata dia.

 

Emi Wiranto, Ketua Panitia Kolaborasi Menjaga Kebaya di Asean.(Timnas Kebaya Indonesia)

Bincang santai tersebut menghadirkan desainer senior Musa Widyatmodjo, akademisi dan pegiat kebaya Indiah Marsaban, serta perancang kebaya funky Lenny Agustin.

Selain itu, ragam kebaya Indonesia seperti kebaya kutu baru, kebaya kartini, kebaya noni, dan kebaya kontemporer dibawakan oleh para model, salah satunya model ternama Cathy Sharon.

Secara khusus juga ditampilkan kebaya labuh dan kerancang sebagai dua nominator dari Indonesia yang diajukan ke Unesco bersama kebaya dari empat negara peserta lainnya.

Para delegasi pun antusias melihat koleksi kebaya batik Chick, kebaya Vielga, serta aneka rupa aksesori khas Indonesia.

Wakil Ketua Timnas Kebaya Indonesia, Miranti Serad menjelaskan, saat working group berlangsung, delegasi Singapura menceritakan tentang pengusaha Singapura yang memesan kebaya di Indonesia.

“Saya cukup terkejut dan juga senang saat delegasi Singapura mengungkapkan ada pengusahanya yang memesan kebaya di Indonesia dan dijual di negaranya,” ujar Miranti.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Penny Dewi Herasati.

“Ini adalah suatu kolaborasi yang luar biasa, di mana komunitas kebaya Singapura turut membantu UMKM Kebaya di Indonesia,” tutur Penny.

 

credit: kompas.com – Ketika Komunitas Kebaya Indonesia Berkolaborasi Menjaga Kebaya Halaman all – Kompas.com

Bagaimana reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
123
Selanjutnya